Pelajar SD, Lansia?

Warta Kota Srindit, : Sepintas anda melihat foto diatas pasti anda akan mengira bahwa mereka adalah para pelajar Sekolah Dasar yang sudah ketuaan dan hampir DO (Drop Out) dari sekolahnya, atau setidaknya mereka adalah pelajar Paket A yang terkena program wajib belajar 6 tahun. Bila itu dugaan anda, maka anda akan salah besar. Karena sesungguhnya mereka adalah petugas TPS pada Pemilu Serentak tahun 2019 di Kelurahan Ranai Darat Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Menurut Camat Bunguran Timur, H. Wan Suhardi, ide petugas TPS 04 Kelurahan Ranai Darat tersebut untuk mengenakan pakaian pelajar SD itu, merupakan sebuah ide kreatif yang perlu diberikan apresiasi, karena mereka ingin mengirimkan pesan kepada semua pemilih, bahwa pemilu tidak garang dan menakutkan.

“Ya, kita senang melihat penampilan mereka. Mereka punya ide yang sangat kreatif. Seakan-akan mereka sedang menjawab keraguan banyak orang sebelumnya, bahwa pemilu serentak ini akan panas. Ternyata tidak. Petugasnya saja masih anak-anak SD”, tutur Wan Suhardi, ketika ditanyakan kesannya oleh Pewarta Kota Srindit disela-sela kesibukannya memantau proses Pemilu di 65 TPS yang ada diwilayahnya. Wan Suhardi menambahkan bahwa selain petugas TPS 04 Kelurahan Ranai Darat yang berpenampilan nyentrik, juga masih ada petugas-petugas TPS lain yang melakukan hal yang sama. Petugas TPS 19 Kelurahan Ranai misalnya, mengenakan pakaian harian ibu-ibu. Hal ini menurut Camat sangat menarik dan patut diberikan apresiasi.

“Artinya, mereka melakukan tugas negara yang berat ini penuh dengan suka cita dan dilaksanakan dengan santai dan gembira”, pungkas Wan Suhardi. (Elki, Warta Kota Srindit, 17/04/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *