TPS 1 Desa Sepempang Menjadi Primadona

Warta Kota Srindit,  Rasa lelah, capek, memuakkan, atau entah apalagi sumpah serapah yang keluar dari mulut atau mungkin menghantui batin para anggota KPPS dan TPS baru saja sirna meninggalkan relung hati dan pikiran, kini momok itu akan kembali datang menghadang, khususnya bagi anggota KPPS dan TPS 1 Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur. Pasalnya kegiatan Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan digelar pada hari Sabtu, 27 April 2019 mendatang. Semua kelengkapan logistik dan administrasi penyelenggaraan PSU sudah disiapkan oleh pihak terkait dalam hal ini KPU Kabupaten Natuna. Begitu juga halnya dengan pihak keamanan, sedang berkonsentrasi penuh untuk mengamankan PSU tersebut. Dan yang tak kalah menarik adalah manuver para calon anggota legislativ untuk DPRD Kabupaten Natuna. Betapa tidak, dengan adanya PSU di TPS 1 Desa Sepempang yang memiliki 270 DPT itu, menjadi sasaran empuk bagi mereka guna mendongkrak perolehan suara,  khususnya bagi calon yang raihan suanya masih belum memadai untuk mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Natuna. Maka tidak heran bila 2 hari menjelang dilaksanakan PSU, Desa Sepempang menjadi perhatian semua pihak. Mulai dari petugas, pengamat, kontestan dari partai politik serta pendukungnya dan juga para awak media, saat ini semua perhatiannya tertuju pada Desa yang berpenduduk 1664 jiwa itu. Hal tersebut dikemukakan oleh satu warga Sepempang yang tidak mau disebutkan namanya kepada Pewarta Kota Srindit, Kamis (25/04/2019) di Ranai.

“Sekarang Sepempang dah macam kota baru Pak, orang ramai berkunjung. Warung-warung penuh oleh orang. Warung yang selama ini tutup, sekarang dibukak Pak. Ade berkahnyelah, dapat juga rezki orang kampung”, tutur warga tersebut.

Disisi lai, guna mengantisipasi agar tidak terjadi kesalahan yang berulang-ulang dalam melaksanakan tugas, Camat Bunguran Timur, H. Wan Suhardi, Rabu kemarin, (23/04/2019), memanggil Ketua KPPS Desa Sepempang Abdul Karim. Pada kesempatan itu Camat mengingatkan, agar seluruh petugas bekerja lebih berhati-hati.

“Saya patut mengingatkan kalian semua, agar melaksanakan tugas ini dengan penuh hati-hati dan taati semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kita semua tahu, pekerjaan ini melelahkan. Kalian sudah capek dan lelah. Karena kesalahan sedikit saja, kalian harus mengulangi kelelahan itu kembali,” papar Wan Suhardi.

“Sekarang banyak orang yang memiliki kepentingan terhadap PSU tersebut. Dan saya mohon, kalian tidak terlibat dalam kepentingan itu,” tegas Camat.

Dibagian akhir nasehatnya, Camat menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petugas. Semoga kerja keras untuk bangsa dan negara ini tidak dinodai oleh hal-hal kecil yang dilakukan oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab. (Elki, Warta Kota Srindit, 25/04/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *