Safari Ramadhan Pemkab Berakhir di Al-Manar

Warta Kota Srindit; Setelah berkeliling ke beberapa Masjid yang ada di Pulau Bunguran Besar ini, akhirnya kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Natuna, berakhir di Masjid Al-Manar, Kampung Teluk Baruk Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Minggu (25/05/2029).

Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi, S.Sos, M.Si tersebut, diikuti oleh beberapa Kepala OPD, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga, Suherman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Zakimin, serta beberapa orang pejabat  lainnya.

Kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan Ustadz H. Ngatourachman, SS sebagai penceramah itu, diawali dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah, yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Masjid Al-Manar, Syafiri. Dalam tausiahnya, Ustadz Ngato menyampaikan tentang banyaknya perintah Allah SWT yang diingkari oleh umatnya, meskipun janji surganya Allah SWT itu pasti benar adanya. Padahal bagi orang-orang yang beriman, meyakini benar bawah, sekecil apapun perbuatan baik yang dilakukan oleh umatnya, pasti akan mendapatkan ganjaran pahala yang setimpal untuknya. Begitu juga sebaliknya, bagi yang ingkar, juga akan mendapatkan balasan yang setimpal pula untuknya.

Dalam pengarahannya Wan Sis, sapaan akrab Sekda itu mengatakan bahwa pemerintah akan selalu mendukung segala bentuk kegiatan pembangunan di Desa, baik itu yang di danai dari Dana Desa, maupun dari APD Kabupaten Natuna. Apatah lagi, saat ini Desa Sepempang tengah menjadi pusat perhatian masyarakat dunia.

“Bapak dan Ibu perlu mengetahuinya bahwa saat ini Desa Sepempang ini menjadi pusat perhatian orang di seluruh dunia. Kehadiran Pulau Senua dengan segala keindahan alamnya, serta ditambah lagi oleh hadirnya Jelita Sejuba dan Alif Stone, menambah daya tarik orang untuk datang berkunjung ke daerah ini semakin besar”, kata Wan Sis meyakinkan masyarakatnya.

“Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga anugrah Allah SWT yang telah diberikan kepada kita, dengan cara, tentu tidak merusaknya”, sambung Sekda Natuna tersebut.

Selanjutnya Wan Sis juga mempertanyakan keseriusan masyarakat Desa Sepempang untuk menjadikan Desa tersebut sebagai sebuah kecamatan baru.

“Mana proposalnya”, tanya Wan Sis.

“Sampai hari ini saya belum pernah melihat Proposal Pembentukan Kecamatan Baru dari Desa Sepempang, apalagi menerimanya”, lanjut Sekda yang lahir dan besar di Desa Sepempang itu.

Karena menurut Wan Sis, gaung untuk menjadikan Sepempang sebagai sebuah kecamatan, sudah sejak lama terdengar, namun sampai hari usulan fisik dalam bentuk proposal belum pernah diterima oleh pemerintah Kabupaten Natuna. jadi pada kesempatan Safari Ramadhan tersebut, Ia mendesak masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan para cerdik cendikia lainnya yang ada di Desa Sepempang, untuk segera menyusun dan selanjutnya, menyampaikan Proposal Pembentuk Keamatan baru di Sepempang itu kepada Pemerintah Kabupaten Natuna.

“saya tidak janji, tetapi setidaknya apabila usulan itu sudah ada, makan akan menjadi salah satu sarat bagi pemerintah untuk mengusulkannya kepada pemerintah pusat”, pungkas Wan Sis.

Pada bagian penutup Sekda Natuna tersebut menyempatkan diri untuk memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Al-Manar, sebagai tanda ingat bahwa dia pernah menjadi bagian dari warga Desa Sepempang. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 29/05/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *