MTQ Tingkat Desa Batu Gajah Digelar

Warta Kota Srindit: MTQ Tingkat Desa Batu Gajah digelar. Pembukaan acara tersebut dilaksanakan pada Selasa malam pada 11 Juni 2019 bertempat di gedung pertemuan Desa Batu Gajah. Kegiatan MTQ ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 11 s/d 15  Juni 2019. MTQ kali ini akan mempertandingkan cabang Tilawah danTartil. Slain 2 cabang tersebut yg di perlombakan, pihak panitia juga menambahkan cabang lainnya, diantaranya lomba shalat, bacaan ayat-ayat pendek, bacaan Surah Al-Fatikhah dan lomba Ayat-ayat Pilihan. Hal tersebut disampaikan oleh ketua panitia Thamrin, dalam laporan pelaksanaan STQ Tingkat Desa Batu Gajah pada acara pembukaan acara tersebut.

Selain melaporkan cabang yg dipertandingkan, Thamrin yang juga Sekretaris Desa Batu Gajah itu, menyampaikan bahwa jumlah perseta yang mengikuti perlombaan berjumlah 158 orang.

“Mudah-mudahan acara ini akan berjalan lancar, sebagaimana yang diharapkan”, ungkap  Thamrin ketika mengakhir laporannya.

Dibagian lain, kepala Desa Batu Gajah, Bakhtiar menyebutkan bahwa kegiatan MTQ ini digelar guna mempersiapkan Qori dan Qoriah dari desanya untuk mengikuti MTQ tingkat kecamatan yang berlangsung pada akhir tahun 2019 ini.

“Memang MTQ tingkat Desa Batu Gajah pada tahun ini dilaksanakan lebih awal dari biasanya yg dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Dan MTQ ini bertujuan mencari bibit bit yang akan di pertandingan di MTQ tingkat kecamatan natinya. Selain itu pihak Desa Batu Gajah juga berupaya mempertahankan gelar juara pada MTQ tingkat kecamatan yang pernah diraih pada tahun-tahun sebelumnya”, ucap Bahtiar.

Selanjutnya, Camat Bunguran Timur pada sambutannya menyatakan bangga dengan desa Batu Gajah yg dengan segera melaksanakan MTQ, karena dengan disegerakan pelaksanaan MTQ ini paling tidak desa Batu Gajah dapat mengetahui titik kelemahan para qori/Qoriah yang selanjut akan segera dilakukan perbaikan sebelum diikutsertakan pada MTQ tingkat kecamatan nantinya. Selain itu Wan Suhardi pun mengucapkan terimakasihnya kepada guru-guru mengaji yg sudah meluangkan waktu dan memberikan ilmunya kepada generasi-generasi islam yang ada di Batu Gajah ini khususnya, dan di Kecamatan Bunguran Timur umumnya.

“Kita masih harus terus berusaha untuk meningkatkan kualitas qori/qoriah kita, guna mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi, baik Kabupaten, Provinsi dan bahkan Nasional”, pinta Wan Suhardi.

“Percayalah, mempelajari ilmu Al-Quran pasti tidak akan pernah ada ruginya. Kita akan mendapatkan dua keuntungan, yaitu keuntungan dunia dan juga keuntungan akhirat”, sambung Camat Bunguran Timur itu.

Acara pembukaan yang selain dihadiri oleh Camat Bunguran Timur, KUA, dan perangkat Desa, juga dipadati oleh masyarakat Desa Batu Gajah. Acara kemudian ditutup dengan doa yang di bacakan oleh bapak H. Zakaria. (Elki, Warta Kota Srindit, 12/06/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *