Pasar Moderen Ranai Intens Dibahas

Warta Kota Srindit; Rencana Pemerintah Jepang melalui Join International Cooperation Agency (JICA) untuk membangun Pasar Ikan Moderen di Ranai Kecamatan Bunguran Timur, ternyata tidak main-main atau hanya isapan jempol belaka. Pasalnya dana ratusan miliar rupiah sudah dikucurkan kepada pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini melalui rekening Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Hal tersesebut diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Perlindungan Nelayan Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian DKP RI, Mahruz, pada rapat koordinasi dan singkronisasi rencana Bantuan Hibah Pembangunan Pasar Moderen Ranai Kabupaten Natuna, yang disejalankan dengan rencana bantuan hibah untuk SKPT Selat Lampa Kabupaten Natuna, Ruang Rapat Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang Kamis (4/07/2019). Menurut Mahruz, pihaknya harus segera menyelesaikan seluruh jenis perizinan yang diperlukan sekaligus merampungkan penyusunan perencanaan kegiatan pembangunan dalam bentuk DED (Ditail Engeneering Designe).

“Kita berpacu dengan waktu. Ada beberapa hal yang sudah kita siapkan, dan ada yang belum dan harus harus segera selesai” kata Mahruz.

“Yang sudah dikerjakan antara lain : Grand Agreement antara KKP dan JICA telah ditandatangani pada tanggal 31 Juli 2018. Selanjtunya KKP telah menerbitkan Keputusan Menteri KKP RI No. 4/KEPMEN-KP/2019 tentang perubahan atau Keputusan Menteri No. 77/KEPMEN-KP/2018 tentang Tim Pengelola Bantuan Hibah Pemerintah Jepang untuk Pembangunan Pelabuhan Perikanan dan Pasar Ikan di 6 Lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yaitu, Biak, Moa, Morotai, Natuna, Sabang dan Saumlaki” Tambah Kasubdit Kelembaggan dan Perlindungan Nelayan itu.

Kemudian lebih dari pada itu, Kementerian KKP juga sudah melayangkan surat kepada Gebernur Kepulauan Riau dan Bupati Natuna tentang rencana Pelaksanaan Bantuan Hibah pemerintah Jepang tersebut.

Sementara itu hal-hal lain yang perlu dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna antara lain, kepastian kesiapan lahan masyarakat yang terkena dampak pembangunan dan juga 3 rumah penduduk yang berdiri dilokasi rencana pembangunan pasar itu sendiri. Mengenai masalah ini, dimintakan kepa Pemerintah Kabupaten Natuna agar dapat menyelesaikan sesegera mungkin, dan paling lambat Agustus 2019 Surat Pernyataan Kesediaan dari masyarat pemilik lahan untuk dibebaskan dan rumah penduduk untuk direlokasi, sudah harus dimiliki.

Menurut Asisten III Administrasi Sekretariat Kabupaten Daerah Natuna, Izwar Ispawi, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Natuna dalam rapat tersebut menyatakan bahwa semua hal yang diminta akan diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Izwar yang didampingi oleh beberapa orang pejabat terkait serta Camat Bunguran Timur, menyatakan bahwa hal-hal yang berhubungan dengan keperluan pembangunan Pasar Ikan Moderen di Ranai, Kecamatan Bunguran Timur tersebut, dipastikan tidak ada masalah.

“Kami juga ingin memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna mendukung penuh upaya pembangunan Pasara Ikan Moderen melalui dana bantuan hibah dari Pemerintah Jepang ini. Buktinya Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiakan anggaran dalam APBD Perubahan tahun 2019 sebesar 2 milyar rupiah untuk menyelesaikan kegiatan ganti rugi tanah masyarakat yang terkena dampak pembangunan. Sementara rumah warga kita sudah utus Lurah Ranai untuk melakukan negosiasi, dan kabarnya mereka bersedia untuk pindah.

Sementara itu Camat Bunguran Timur ketika diminta penjelasannya mengenai status 3 buah rumah penduduk yang berdiri dilokasi rencana pembangunan Pasar Ikan Moderen tersebut menjelaskan, bahwa pihaknya melalui kelurahan sudah menawarkan solusi terbaik, yaitu dengan memberikan bantuan perumahan RTLH.

“Mereka akan diberikan bantuan perumahan melalui program RTLH. Jadi menurut kami bahwa itu adalah solusi terbaik bagi masyarakat sebagai pertanda bahwa pemerintah tidak ingin berbuat semena-mena. Tetapi seandainya mereka tetap menolak tawaran ini, maka tentu pemerintah akan mengambil sikap tegas”, pungkas Camat. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 08/07/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *