Ayo Ngebut, …… Realisasi DAU Tambahan Harus Segera Dilaporkan

Warta Kota Srindit; Dana Kelurahan atau yang lebih tepatnya disebut Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan untuk membangun sarana dan prasarana kelurahan yang telah dijanjikan sejak lama akhirnya dikucurkan oleh pemerintah pada tahun 2019 ini. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan no 187 tahun 2018, setiap kelurahan yang ada di Kabupaten Natuna mendapatkan DAU Tambahan sebesar 370.138.00 rupiah. Jumlah besaran DAU tersebut ditentukan oleh katagori Kabupaten Natuna yang sampai saat ini masih masuk dalam katagori Kabupaten yang perlu ditingkatkan.

Selain itu dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 130 tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Saarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Mayarakat di Kelurahan pasal 10 ayat 3 menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Natuna memiliki kewajiban untuk membambah dana tersebut, sebesar dana terendah yang diterima oleh desa yang ada di Kabupaten Natuna. Maknanya setiap kelurahan yang ada di Kabupaten Natuna mendapatkan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasana serta kegiatan pemberdayaan dikelurahannya, kurang lebih sebesar 1,1 milyar rupiah.

Bila dilihat dari jumlahnya, angka 1,1 milyar tersebut tidaklah terlalu besar, namun dirasakan sangat sulit untuk direalisasikan oleh setiap Lurah se Kabupaten Natuna. Hal ini sebebabkan karena aliran DAU tambahan ini baru pertama kali, dan tentu saja semua elemen yang terkait dengan kegiatan tersebut harus memasang jurus super hati-hati, hingga tidak terjerat dengan persoalan hukum. Dan hal itu pulalah yang membuat pemanfaatan Dana Kelurahan ini agak sedikit tersendat.

menyikapi  hal tersebut, Sekretatis Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi, mengambil langkah tegas dengan memanggil semua stake holder yang terkait dengan program tersebut. Bertempat diruang kerjanya, Selasa (13 Agustus 2019), Wan Siswandi menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, mulai dari Lurah, Camat, BPKAD, Perkim, BKPP, Inspektorat dan Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, untuk segera merealisasikan pencairan tahap pertama dan segera pula membelanjakannya, lalu kemudian membuat laporan pertanggung jawabannya.

“Kitakan semua sudah tahu bahwa batas akhir penyampaian laporan pertanggung jawaban realisasi anggaran semister pertama, adalah tanggal 16 Agustus 2019. Dan bila hal itu tidak segera kita selesaikan, maka realisasi anggaran semister dua tidak akan dapat dilaksanakan. Semua kendala yang ada di lapangan saya minta agar sama-sama diselesaikan hari ini. Dan besok anggaran yang sudah tersedia di Kas Daerah itu harus sudah dapat dicairkan. Selanjutnya, segera belanjakan, dan tanggal 15 Agustus 2019 harus diselesaikan laporan pertanggung jawabannya. Sesuai ketentuan tanggal 16 Agustus 2019, semua laporan dari semua Kelurahan harus sudah terkirim ke Kementerian Keuangan”, printah Wan Sis tegas.

“Semuanya ini harus dikerjakan secara maraton dalam waktu dua hari ini”, sambung Sekda Natuna itu.

Semua pihak menyatakan kesediaannya untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Bahkan Kepala BKAD Kabupaten Natuna R. Dicky Kusniadi,  menyatakan kesanggupan pihaknya untuk bekerja sampai malam, guna membantu terealisasinya Dana Kelurahan semister satu ini.

“Kami siap untuk tidak pulang hari ini pak Sekda, untuk membantu teman-teman dari kelurahan”, kata Dicky.

Sementara itu Camat Bunguran Timur, menambahkan bahwa dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang telah memau membantu melengkapi persyaratan administrasi keuangan yang diperlukan. Dan kepada para Lurah yang ada diwilayahnya diminta untuk serius dan bekerja secara bersungguh-sungguh, hingga seluruh dana kelurahan yang sudah tersedia, baik anggararan melalui DAU Tambahan maun anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Natuna akan dapat terserap sesuai waktu dan peraturan perundang-undangan  yang berlaku. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 14/08/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *