Lomba Kebersihan Tingkat Kecamatan Bunguran Timur

Warta Kota Srindit; Berbagai upaya telah dilakukan oleh Camat Bunguran Timur beserta jajarannya, guna menekan tingginya angka kasus DBD di wilayahnya. Dimulai dari dari instruksi kepada para RW agar melakukan kegiatan gotong royong secara masal guna membersihkan lingkungannya masing-masing, mengadakan sosialisasi di setiap desa dan kelurahan, melayangkan Surat Himbauan ke setiap Masjid dan Surau se Kecamatan Bunguran Timur, memerintahkan Lurah dan Kepala Desa menyurati RT, agar membentuk Tim Jumantik serta membersihkan lingkungannya masing-masing, hingga memasang spanduk tentang bahayanya serangan DBD di setiap Desa dan Kelurahan, dan yang terakhir mengadakan lomba kebersihan.

Camat Bunguran Timur, H. Wan Suhardi menjelaskan bahwa lomba kebersihan untuk setiap RW ini lebih bertujuan untuk menekan tingginya serangan DBD di Bunguran Timur.

“Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk menekan angka serangan DBD yang sampai hari ini sudah menapai angka 60 kasus. Kita patut prihatin terhadap kondisi ini. Berbagai himbauan dan ajakan sudah kita lakukan, tetapi tetap saja jumlah penderita DBD terus bertambah. Mudah-mudahan dengan adanya lomba ini, masyarakat lebih tertarik untuk membersihkan lingkungannya masing-masing. Maunya kita, kecamatan kita bersih dan asri seperti photo dibawah ini”,  ujar Wan Suhardi penuh harap.

Diakuinya bahwa kereteria penilaian lomba kali ini memang belum terlalu ketat, karena dari setiap RW yang dijadikan sampel hanya 3 RT, dan untuk setiap RT akan diambel sampel 3 buah rumah. Lebih jauh Camat menjelaskan bahwa yang menjadi titik fokus penilaian adalah kebijakan dan proses pelaksanaan kebersihan di lingkungan RW yang bersangkutan.

“Misalnya kita tanya, ada atau tidak kebijakan RW mengajak warganya melaksanakan gotong royong. Kalau ada berapa kali dalam satu bulan pelaksanaannya. Selanjutnya ada atau tidak kasus DBD di RW tersebut. Bila ada, maka otomatis nilainya akan sangat rendah. Kemudian ketika di survei rumahnya, apakah ada jentik-jentik bersarang di tempat-tempat penampungan air mereka. Ketika ada, maka nilainya juga menjadi akan sangat rendah”, jelas Camat.

 

Petugas sedang melakukan survei di lingkungan RT06/RW 01 Kelurahan Ranai Kota

Sedangkan kepala Puskesmas Ranai, Nazri, S,Km yang dipercayakan sebagai Ketua Tim Penilai menyebutkan bahwa menyebtukan bahwa, seandainya waktu yang diberikan agak sedikit lama, maka kereteria penilaiannya akan lebih ketat.

“Ya, karena Pak Camat berkeinginan agar hadiah pemenangnya akan diberikan pada apel bendera tanggal 17 Agustus 2019 ini, maka kita sederhanakan kreteria penilaiannya. Insya’allah kedepan, kita akan coba lebih detil lagi, hingga hasilnya benar-benar maksimal. Mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar dapat memotivasi warga untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan bebas dari serangan berbagai jenis penyakit yang berasal dari lingkunganyang kotor”, kata Nazri penuh semangat.

Petugas memeriksa pot-pot bunga milik warga, yang diperkirakan tempat bersarangnya nyamuk Aides Agipty

Dalam kegiatan lomba lingkungan bersih ini, Camat Bunguran Timur telah menyiapkan hadiah untuk tiga pemenang berupa Piagam Penghargaan dan Piala, yang akan diserahkan pada kegiatan Apel Bendera 17 Agustus ini. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 07/08/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *