Desa Sepempang Ditetapkan Sebagai Desa Sadar BPJS

Warta Kota Srindit; Kabupaten Natuna patut bersyukur atas prestasi yang diraih oleh masyarakat Desa Sepempang Kecamatan Bunguran TImur. Pasalnya desa yang berpenduduk kurang lebih 1672 jiwa dan mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu, terpilih menjadi Desa Sadar BPJS. Terpilihnya Desa Sepempang ini setelah diusulkan oleh Kantor Cabang Perintis BPJS (KCP BPJS) Natuna dan setelah melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh Kantor BPJS Wilayah Sumatra.

Acara penetapan Desa Sadar BPJS untuk Desa Sepempang ini, dilakukan di halaman Kantor Desa Sepempang dan diresemikan oleh Asisten III Administrasi Setda Kabupaten Natuna Izwar Ispawi, serta dihadiri oleh Kepala BPJS Cabang Tanjunginang Rini Suryani yang didampingi oleh Kepala Bidang Pemasaran Iwan Kurniawan serta beberapa orang staf, pada Senin (19/08/2019).

Penanda tanganan MoU antara Kepala BPJS Cabang Tanjungpinang dan Kepala Desa Sepempang

Dalam laporan kegiatannya, Kepala KCP BPJS Natuna, Sunardi mengatakan bahwa adapun tujuan penetapan Desa Sadar BPJS ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap betapa pentingnya menjadi peserta BPJS. Dan hingga saat ini tercatat sebanyak 250 orang nelayan Desa Sepempang yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan untuk aparat desa dan perangkatnya sudah seluruhnya menjadi peserta. Diharapkan kedepan jumlah tersebut akan terus bertambah.

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Tanjungpinang dalam sambutannya mengatakan, bahwa program BPJS merupakan salah satu bentuk penjabaran dari Nawacita Presiden Jokowi, poin ke 3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan poin ke 5, yaitu mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia melalui program kesejahteraan sosial.

Penanda tanganan MoU antara Kepala BPJS Cabang Tanjungpinang dan Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Natuna

“Selama ini banyak pihak mengira bahwa BPJS hanya satu, yaitu BPJS Kesehatan. Padahal sesungguhnya Program BPJS ada dua, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Jadi pemerintah menjamin para pekerja kita apabila mereka mengalami kecelakaan selama bekerja. Apalagi masyarakat Desa Sepempang ini sebagian besar adalah nelayan, yang mana resiko pekerjaannya sangat tinggi. Maka keberadaan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi mereka”, terang Rini.

“BPJS menjamin sampai tuntas dan tanpa batas. Artinya bila terjadi kecelakaan selama melakukan pekerjaan, maka BPJS menjamin biaya pengobatan sampai sembuh. Sedangkan apabila terjadi kematian, maka BPJS akan memberikan santunan. Dan hari ini akan kita berikan santunan kepada ahlir waris kepada 3 orang peserta yang sudah meninggal dunia”, sambung Kepala BPJS CabangTanjungpinang itu.

Penyerahan Santunan Beasiswa kepada Ahli Waris Peserta BPJS oleh Camat Bunguran TImur

Selanjutnya ia juga menyampaikan ribuan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Natuna, atas kerjasama yang telah terjalin selama ini, hingga BPJS Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebagai BPJS terbaik ke 6 dari seluruh provinsi  se Indonesia, dan PBPJS KCP Natuna menjadi KCP terbaik ke 1 se Provinsi Kepulauan Riau.

Menjawab pernyataan tersebut, Asisten III Administrasi Setda Kabupaten Natuna Izwar Aspawi membenarkannya. Bahwasanya Pemerintah Kabupaten Natuna telah mengikutsertakan seluruh PNS, PTT, Tenaga Guru dan Guru Tidak Tetap serta Paramedis di daerah ini dalam program BPJS.

“Pemerintah akan selalu bersinergi dan bekerja sama dengan BPJS dalam menjamin kesehteraan pegawai dan seluruh masyarakat Kabupaten Natuna. Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJS yang telah memilih Desa Sepempang sebagai Desa Sadar BPJS. Kita berharap akan banyak lagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Natuna, menjadi Desa Sadar BPJS”, harap Izwar dalam sambutannya.

 

Dari data yang terhimpun di BPJS Cabang Tanjungpinang, tercatat ada sebanyak 6442 orang dari sektor formal yang menjadi peserta dan 1142 orang dari sektor non formal. Sedangkan peserta mandiri mencapai angka 5 ribu orang lebih.

Acara peresmian Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur menjadi Desa Sadar BPJS dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sepempang itu dilengkapi dengan Penanda tanganan MoU antara Kepala BPJS abang Tanjungpinang dan Kepala Desa Sepempang serta Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Natuna. penyerahan santunan Kematian dan beasiswa kepada ahli waris peserta, serta diisi dengan berbagai tarian dan pemberian Door-Price. Hingga tidak heran bila ratusan warga desa memadati halaman kantor desa tersebut. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 20/08/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *