Batu Gajah Gelar Sosialisasi Pelkades Serentak

Warta Kota Srindit; Pemilihan Kepala Desa Serentak untuk 33 desa se Kabupaten Natuna akan di gelar 17 November mendatang. Desa Batu Gajah, merupakan satu dari tiga desa yang ada di Kecamatan Bunguran Timur, yang akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa pada ajang Pemilihan Kepala Desa serentak tersebut.

Berbagai langkah dan upaya telah dan sedang dilakukan oleh masing-masing desa, termasuk Desa Batu Gajah. Setelah melaksanakan rapat Pembentukan Panitia Pemilihan Tingkat Desa, sekaligus Pengukuhannya bulan Juli lalu, kemarin, 20 Agustus 2019, Paniatia Pemilihan Tingkat Desa Batu Gajah menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa tersebut. Begitu juga dengan pihak Kecamatan Bunguran Timur, dan Kabupaten Natuna, telah pula membentuk Panitia Pemilihan tingkat masing-masing, guna mensukseskan pesta demokrasi di 32 desa itu.

Dari kiri, mantan Kades Bachtiar, Tokoh masyarakat Fadlam, Plt. Kades Yusriadi, dan Istri mantan Kades

Camat Bunguran Timur H. Wan Suhardi dalam sambutan pembukaannya pada kegiaran sosialisasi Pilkades Serentak di Desa Batu Gajah pagi kemarin menjelaskan bahwa keberhasilan pesta demokrasi di sebuah Desa, Kabupaten atau Kota dan bahkan untuk sebuah negara, dinilai dari beberapa hal. Antara lain, tingkat pertisipasi pemilih, dan kondisi kemananannya.

Sukses atau tidaknya pemilihan kepala desa di Desa Batu Gajah ini, akan dinilai dari beberapa hal. Antara lain yang pertama, tingkat partisipasi pemilihnya. Kita berharap, seluruh masyarakat Batu Bajah akan memberikan hak pilihnya pada tanggal 17 November nanti, hingga tingkat partisipasi pemilihnya mencapai angka 100 persen. Tidak ada alasan tidak 100 persen. Karena selain jarak TPS dengan rumah kita, kemudian yang akan kita pilih adalah orang kita, yang akan kita percayakan untuk memimpin desa kita. Bila sampai ada warga tidak datang memilih, maka dapat dikatakan dia bukan warga desa yang baik”, tegas Wan Suhardi.

“Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah, stabilitas keamanannya. Jangan sampai gara-gara pemilihan kepala desa ini, warga Desa Batu Gajah, yang bila dikaitkan adalah satu keturunan, saling berselisih paham. Silakan pilihannya berbeda, tetapi kekeluargaan harus tetap dijaga”, sambung Camat Bunguran Timur itu.

Dari kiri, Plt. Kades Batu Gajah Yusriadi, Sekretaris Desa Thamrin, dan Camat Bunguran TImur H. Wan Suhardi

Ia juga menambahkan bahwa kebebasan untuk memilih di jamin oleh undang-undang. Artinya siapapun yang akan dipilih sesuai dengan hati nurani masyarakat sudah dijamin oleh undang-undang. Jadi bila ada pihak yang mempersolkan sesorang yang tidak memilih calon tertentu, maka dia akan berurusan dengan undang-undang atau hukum.

“Perbedaan hak pilih adalah sebuah dinamika yang patut kita hormati, dan hal itu aka menjadi penentu, apakah kita sudah matang dan dewasa berdemokrasi atau belum. Waktu akan menjawabnya nanti”, pungkas Wan Suhardi.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Natuna no 314 tahun 2019, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Bupati Natuna telah memberhentikan Sdr. Bahtiar sebagai Kepala Desa Batu Gajah dan mengangkat Sdr. Yusriadi sebagai Penjabat Kepala Desa Batu Gajah, terhitung mulai tanggal 15 Agustus 2019.  (Wan’s, Warta Kota Srindit, 17/08/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *