Tim JICA Kembali Sambangi Natuna

Warta Kota Srindit; Rencana Pemerintah Jepang untuk membangun Pasar Moderen di Ranai Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, ternyata tidak hanya isapan jempol. Pasalnya Kamis (22/08/2019), sebanyak 6 orang utusan dari JICA kembali bertandang ke Natuna, guna mendapatkan informasi lebih detil dari lapangan, yang kemudian akan dirumuskan guna membangun pasar berstandar internasional itu.

Tim yang langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Perwakilan JICA Jakarta Shinichi Yamanaka tersebut, mendarat di Bandara Lanud Raden Sajad Ranai sekitar pukul 12.30 wib dan langsung mendapatkan jamuan makan siang dari pemerintah Kabupaten Natuna. Selanjutnya Tim dipertemukan dengan Pokja Hibah Jepang Kabupaten Natuna di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna. Pertemuan yang berlangsung singkat itu, dipimpin oleh Plt. Asisten Pemerintahan M. Amin.

Pokja Hibang Jepang Kabupaten Natuna dan Kepala Perwakilan JICA Jakarta, Shinichi Yamanaka

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Zakimin dalam keterangannya kepada Pewarta Kota Srindit mengatakan bahwa pihak JICA Jepang tidak mau main-main dengan rencananya. Mereka benar-benar ingin memastikan keseriusan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Natuna, untuk memiliki pasar moderen ini.

“Mereka maunya detil sekali. Mereka ingin tahu sudah sejauh mana dkungan yang diberikan oleh Pemerintah daerah. Kemudian mereka juga ingin tahu sejauh mana dukungan dan keseriusan masyarakat, khsusnya masyarakat calon pengguna pasar itu nantinya”, terang Zaki.

Tim JICA dan Pokja Hibang Jepang Kabupaten Natuna meninjau lokasi rencana Pembangunan Pasar Moderen

Selanjtunya seorang tenaga ahli JICA yang langsung didatangkan dari Jepang, Satoshi Cikami dalam keterangannya dihadapan Pokja Hibah Jepang menyebutkan bahwa sesungguhnya pihaknya memiliki dua proyek di Natuna, yaitu yang pertama yaitu pembangunan Pasar Moderen dan pengembangan SKPT Selat Lampa, dan yang kedua adalah proyek peningkatan kapasistas SDM Natuna, khususnya kapasita SDM perikanan.

“Kami tidak hanya akan membangun pasar di sini, tetapi kami juga memiliki proyek lain, yaitu peningkatan kapasitas SDM Perikanan di Natuna”, kata Cikami yang sudah 3 kali ke Natuna itu, dalam bahasa Jepang yang kemudian diterjemahkan oleh Staf Perwakilan JICA Jakarta.

Tampak dibagian belakang Pasar Tradisional Ranai, dan disebelahnya tempat Tim berdiri, akan dibangun Pasar Moderen

Sedangkan Kepala Perwakilan JICA Jakarta Shinchi Yamanaka dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa Natuna sangat strategis bagi pengembangan usaha perikanan. Atas dasar tersebutlah maka JICA berniat untuk membangun pasar moderen dan mengembangkan Satuan Kerja Perikanan Terpadu di Natuna.

“Kami merasa sangat terhormat, dapat membantu Natuna. Karena menurut kami Natuna memiliki posisi yang sangat strategis dalam pengembangan usaha perikanan. Mudah-mudahan kami terus dapat berkontribusi untuk pembangunan Natuna kedepannya”, jelas Yamanaka.

Lokasi rencana Pembangunan Pasar Moderen Dana Hibah Pemerintah Jepang melalui JICA dan akan direklamasi kurang lebih 70 meter ke arah laut

Selanjutnya Tim JICA langsung menuju ke pasar ikan Ranai untuk bertemu langsung dengan para pedagang, pengepul, dan pengusaha serta masyarakat, guna menggali informasi langsung dari seluruh stake holder terkait.

“Semua informasi yang didapat akan dibahas di Jakarta yang kemudian akan dibuatkan rumusannya, kira-kira pelatihan seperti apa yang cocok dilaksanakan di Natuna guna mendukung keberadaan pasar moderen dan SKPT Selat Lampa. Yang pasti pemerintah Jepang melalui JICA sangat serius untuk membantu Natuna dalam membangun sektor perikanan ini”, lanjut PPTK dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indoensia, Mahruz. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 23/08/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *