4 Rumah di Penagi Dilalap si Jago Merah

Warta Kota Srindit; Awal pagi Rabu (03/09/2019) katenangan warga Kota Tua Penagi sontak pecah. Kurang lebih pukul 09.45 wib, warga di dipanikkan oleh terbakarnya sebuah rumah yang berada persis di depan Kelenteng Penagi. Kondisi cuaca yang panas serta tiupan  angin yang agak kencang, ditambah lagi sumber air yang sulit, serta kondisi rumah yang sudah tua dan menggunakan matrial kayu, membuat api dengan cepat merembet ke rumah – rumah yang ada disekitarnya.

Sumber di lapangan menyebutkan bahwa api berasal dari sebuah rumah kosong yang digunakan warga sebagai gudang penyimpanan alat-alat ibadah warga Kong-Phucu. Namun sumber lain menyebutkan bahwa rumah tersebut sudah lama kosong ditinggalkan oleh pemiliknya dan terkesan tidak terawat. Banyak sampah-sampah kering yang mudah terbakar menumpuk disana. Dijelaskannya juga bahwa rumah tersebut memang memiliki jaringan listrik, namun sudah tidak aktif lagi.

Camat Bunguran Timur yang juga turun ke lapangan ketika ditanyakan Pewarta Warta Kota Srindit mengatakan sangat terkejut akan kejadian tersebut ketika di beritahu oleh stafnya.

“Saya tadi sedang dalam perjalanan pulang dari Kantor Bupati. Lalu ditelpon oleh staf, saya langsung ke sini. Ya inilah musibah. untuk penagi ini kejadian kebakaran baru pertama kali terjadi. Baru saja kita bicarakan dikantor Lurah Batu Hitam seminggu yang lalu, bahwa melalui Dana Kelurahan, untuk tahun depan, kita usulkan pemasangan Jaringan Hydrant disini. Karena kita perkirakan kawasan ini memang rawan kebakaran. Eh hari sudah terjadi kebakaran. Kita bersyukur tidak ada korban jiwa”, ucap Wan Suhardi pasrah.

Camat berharap agar warga Kampung Penagi yang terkena musibah agar bersabar. Dan pihaknya dalam waktu dekat akan mencari tahu kerugian matrial yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut.

Api akhirnya dapat dipadamkan kurang lebih pada pukul 11.30 Wib, setelah setelah Pemadam  Kebakaran, TNI AU, TNI AL, dan POLISI, serta masyarakat bahu membahu meadamkan api.

Dari hasil pendataan dilapangan, terdapat empat rumah yang menjadi korban amukan si jago merah tersebut, dengan kerugian dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. (Wan’s/Elki, Warta Kota Srindit, 23/08/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *