Hari Ini Ikan Salai dan Ayam Potong Jadi Sasaran

Warta Kota Srindit; Sepertinya Camat Bunguran Timur tidak pernah lelah dan berhenti memberikan pencerahan dan penjelasan tentang arti pentingnya hidup sehat dan bersih. Setelah para pedagang Pasar Ranai yang mendapatkan pencerahan door to door dari Camat Bunguran Timur, hari ini, Senin (09/09/2019), giliran para pedagang Ikan Salai dan Ayam Potong disepanjang jalan protokol Kota Ranai dan Desa Sepempang yang menjadi sasaran  kunjungan.

Camat Sedang berdialog dengan Mak Hai, penjual Ikan Salai, dan Lempar Ubi di Desa Sepempang

Didampingi oleh Kasi Trantib Pol PP, Zainal beserta seluruh Lurah dan Kasi Trantib dari masing-masing kelurahan, ditambah Kepala Desa Sepempang serta beberapa orang staf, Camat dan rombongan menyisir satu persatu pondok penjual Ikan Salai, Penjual Ikan Segar, Penjual Lempar, Penjual Gorengan serta bengkel yang terlihat kumuh dan kotor di sepajang jalan utama.

Penyisiran yang mengatasnamakan Forum Koordinasi Kecamatan Sehat FKKS Bunguran Timur itu, dimulai dari Desa Sepempang. Semua pemilik usaha ditemui satu persatu dan diajak berdialog oleh Camat dan anggota tim lainnya.

Meskipun kegiatan tersebut merupakan upaya pemberitahuan keras agar pemilik warung Ikan Salai, Ayam Potong, Penjual Lempar, Bengkel dan usaha lainnya agar tetap menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, tetapi tidak  sedikitpun tergambar ada upaya paksaan disana.

Camat menyarankan kepada para penjual Ikan Gantungan di Kawasan Batu Kapal untuk pindah di gedung pasar ikan yang telah disipkan oleh Prusda Natua

“Sesungguhnya permintaan kita tegas jelas, kita minta mereka membersihkan lingkungan usaha mereka masing-masing. Kalau Ikan Salai misalnya, kita tidak mau mereka membakar ikannya didepan warung. Harus di belakang. Ikannya harus tersimpan rapi, hingga tidak diterpa oleh debu jalanan. Kemudian kalau penjual ikan disepanjang jalan, kita tidak mau mereka menggantungkan ikannya dikayu-kayu seperti yang ada sekarang ini. Mereka tetap boleh berjualan, tetapi ikannya harus disimpan di dalam Ice Box. Tegas kan? Cuma kita menyampaikannya dengan pendekatan kelerluargaan dan santai. Alhamdulillah mereka mau menerimanya”, kata Camat Bunguran Timur itu dengan santai.

Penjual Ayam Potong disarankan untuk memindahkan kandang ayamnya di bagian samping kios, dan agar tetap menjaga kebersihan kandang

Selama perjalanan Pewarta Kota Srindit mengikuti Tim Sosialisasi FKKS Bunguran Timur hari ini, terpantau berjalan mulus. Belum ada satupun pedagang atau masyarakat yang keberatan atas himbauan yang disampaikan Camat ini. Mereka menyambut baik, dan menyatakan siap melaksanakan arahan itu. Bahkan salah seorang penjual Ikan Salai di kawasan Teluk Baruk Desa Sepempang, Ibu Aminah menyatakan terimakasih kepada pihak kecamatan, karena telah mau memberi tahu mereka tentang arti pentingnya hidup bersih. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 09/09/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *