Camat Pimpin Upacara Sumpah Pemudah di SD 011

Warta Kota Srindit; Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang disejalankan dengan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di laksanakan di SD 011 Puak Kecamatan Bunguran Timur, Senin pagi (28/10/2019). Upacara Bendera yang dipimpin langsung oleh Camat Bunguran Timur itu, dihadiri oleh para Kepala Sekolah setingkat Sekolah Dasar se Bunguran Timur, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna, perwakilan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna, tokoh masyarakat dan seluruh pelajar SD Negeri 011 Puak.

Dalam amanatnya, Camat mengajak para pelajar untuk menatap masa depan yang lebih baik. Karena masa depan para pelajar ada dipundak pelajar itu sendiri hari ini.

“Tataplah masa depan kalian seluas-seluasnya. Bila perlu seluas mata kalian memandang hari ini. Kita jangan hanya menatap lingkungan terdekat dengan kita, tetapi mari kita menatap dunia, guna meraih masa depan yang lebih baik”, kata Wan Suhardi.

“Kita harus berubah. Dan berpikir untuk berubah itu harus dimulai dari hari ini, ketika kalian semua masih berada di bangku sekolah dasar ini. Jangan menunggu hari esok atau nanti, karena sesungguhnya hari esok atau nanti itu bukan milik kita. Gantunglah cita-cita kalian setinggi langit,dan berusahalah untuk menggapainya mulai hari ini”, tutup Camat Bunguran Timur itu.

Usai upacara bendera, seluruh undangan yang hadir, majelis guru dan beberapa perwakilan dari siswa, menanda tangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak, dan pembukaan papan selubung Sekolah Ramah Anak SD Negeri 011 Puak Kecamatan Bunguran Timur, oleh Camat Bunguran Timur, dan disaksikan oleh seluruh undangan yang hadir.

Kepala Sekolah SD Negeri 011 Sudarlis dalam sambutan pembuka sebelum penanda tangan deklarasi menyebutkan bahwa, upaya untuk menjadikan sekolah yang dipimpinnnya menjadi Sekolah Ramah Anak (SERA) adalah atas prakarsa Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna.

“Kami terus berupaya untuk mengejar target yang telah ditetapkan oleh Dinas Sosial dan PPA itu. Dan alhamdulillah, hari ini kami sudah dianggap layak untuk mendeklarasikan sekolah kami sebagai Sekolah Ramah Anak. Semua ini terwujut berkat dukungan dan kerja keras semua pihak, mulai dari rekan-rekan majelis guru, para orang tua wali murid melalui komite sekolah, serta tentunya Pemerintah Daerah, dalam hal ini pihak Dinas Sosial dan itu sendiri, yang terus mendorong kami untuk mencapai tujuan tersebut”, ucap Darlis.

Tentu semua kita berharap agar sekolah yang sudah mendeklarasikan dirinya sebagai Sekolah Ramah Anak, benar-benar terbebas dari berbagai tindakan kekerasan terhadap anak, hingga tercipta gerasi yang berakhlak mulia, dan berbudaya tinggi, sesuai dengan budaya tempatan yang kita miliki. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 29/10/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *