Durian  Runtuh di Kampung Penagi

Warta Kota Srindit; Angka 13 oleh beberapa kalangan, khususnya Etnis Tionghua, selalu dianggap sebagai angka yang kurang elok, kurang bagus, atau bahkan ada yang mengatakan “Sial”. Tak jarang banyak orang yang menghindari angka 13 yag apabila dijumlahkan bernilai 4 itu. Misalnya bila ada kegiatan hajatan besar, selalu menghindari tanggal 13. Atau bila sedang melakukan pemilihan nomor, maka pasti banyak orang akan menghindarai nomor 13.

Padahal dalam kaedah dan beberapa keyakinan orang-orang Melayu angka 4 selalu dikaitkan dengan sesuatu yang besar dan dipanuti, misalnya 4 sahabat Nabi, 4 Arah Mata Angin, 4 sifat Nabi dan banyak lagi yang lain.

Lalu apakah benar angka atau nomor 13 itu sial? Belum pasti, tergantung keyakinan dan sugesti dalam diri kita masing-masing. Yang jelas tanggal 13 Februari 2020, merupakan tanggal yang paling beruntung bagi masyarakat Natuna, khususnya warga Kampung Penagi, dan Setarum, Kelurahan Batu Hitam, serta Kampung Pering Kerlurahan Bandarsyah. Betapa tidak, ribuan paket sembako dibagikan untuk masyarakat di tiga kampung tersebut. Dan yang membagikannya pula tidak tanggung-tanggung, yaitu Panglima TNI Jendral TNI Hadi Cahyanto dan Kapolri Jendral Polisi Idham Aziz, didapingi oleh beberapa petinggi TNI dan Polri lainnya. Tidak hanya itu, pada tanggal yang sama juga diadakan kegiatan pengobatan gratis yang dikemas dalam paket Bakti Sosial TNI Polri bersama masyarakat. Selanjutnya, masyarakatpun diajak berphoto bersama para pejabat tinggi negara itu.

Jujur harus kita katakan bahwa, bila kita masyarakat biasa, sengaja datang ingin berpoto dan berslaman dengan Panglima TNI dan Kapolri, bukanlah suatu hal yang mudah. Jangankan berpoto selfi, hanya untuk mendekat lokasi kunjungannya pun kita belum tentu bisa, bila kita tidak mendapatkan undangan resmi. Salah-salah berpulin-pulin kaki awak dibanting Om Bodyguard yang senentiasa melindungi sang jendral.

Tapi kali ini, masyarakat di ti kampung tersebut dengan begitu mudah mendapatkan kesempatan berpoto bersama dan bersalaman sebebas-bebasnya. Tak pilih siapa status sosialnya. Mau RT, RW, Kaling, atau mungkin Buruh Harian Lepas, Nelayan, Pejual Kue, atau juga mungkin dia hanya pembual dikedai kopi. Semuanya diberikan kesempatan yang sama.

Hari Kamis tanggal 13 Februari 2020 itu, memang merupakan hari keberuntungan bagi masyrakat Penagi, Pering dan Starum. Dalam seumur hidup, barang kali hanya hari itulah mereka mendapatkan kesempatan yang luar biasa seperti itu. Maka tak salah bila beberapa kalangan menyebutnya “Durian Runtuh di Kampung Penagi”. Dan yang memanennya masyrakat Penagi, Pering dan Setarum.

Selain itu, Lurah Batu Hitam dan Lurah Bandarsyah serta Camat Bunguran Timur juga kecipratan untungnya. Pasalnya dua orang pejabat Eselon IV dan satu orang Peselon III di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna tersebut, didaulat sebagai tuan rumah terhormat, menyambut kedatangan Panglima TNI dan Kapolri sekaligus diberikan kesempatan mendampingi Pejabat tertinggi dijajaran TNI dan Kepolisian Republik Indonesia pada hari itu. Namanya disebut-sebut mulai oleh jajaran protokoler sampai oleh Panglima TNI dan Kapolri sendrii. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 14/02/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *