Corona Tak Hambat Pelaksanaan Tugas

Warta Kota Srindit; Novel Coronavirus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Virus Covid 19 yang kini sedang mengganas seluruh belahan dunia dan menghantui semua mahluk tuhan yang namanya manusia, ternyata tak menghambat jalannya roda pemerintahan. Pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, melalui seluruh jajarannya terus bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Kendatipun ada himbauan untuk bekerja dari rumah atau Work from Home, namun hal itu tidak berlaku untuk para ASN yang bekerja disektor layanan publik, seperti Rumah Sakit dan sejenisnya, Kantor pelayan perizinan dan pusat-pusat informasi lainnya, termasuk TNI / Polri diseluruh wilayah Republik Indonesia. Begitu juga halnya dengan kantor kecamatan, tak terkecuali dimanapun dia berada.

Baleho himbauan Stop Covid 19 kini sudah terpasang megah di halaman Kantor Kecamatan Bunguran Timur

Hari-hari terakhir ini, para Camat diminta untuk kerja ekstra. Selain harus melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah diemban, para Camat beserta seluruh jajarannya diwajibkan melasaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pimpinan, dalam hal penanganan dan pecegahan penyebaran Covid 19 diwilayahnya masing-masing.

Hal senada juga dibenarkan oleh Camat Bunguran Timur H. Wan Suhardi, ketika ditemui Pewarta Kota Srindit di Desa Batu Gajah, disela-sela kesibukannya melaksanakan kegiatan Pembinaan Administrasi Keuangan Desa yang ada diwilayahnya.

Camat meninjau langsung pembangunan Pelabuhan Desa Sepempang melalui Dana Desa

“Kita harus bagaimana lagi, ini tugas yang harus kita laksanakan. Work from Home kan tidak berlaku untuk kita. Berbagai himbauan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sesuai protokol kesehatan yang ditekomendasikan oleh WHO, harus kita atuhi dan harus pula kita sosialisasikan. Aturannya memang kita dianjurtkan untuk tidak keluar rumah. Tetapi seperti kami para camat ini dan jajaran kami, kalau tidak keluar rumah, pelayanan masyarakat harus bagaimana. Mau pakai sistem Darring, kita belum punya”, jawab Wan Suhardi sambil bergurau.

Bukti kseungguhannya mengawasi, Camat  mengukur langsung bangunan Paud Kampung Meso Desa Batu Gajah yang dibangun dengan Dana Desa

“Sekarang ini kami sedang melaksanakan Pembinaan Adminsitrasi Keuangan Desa. Selain Administrasinya yang kita priksa, juga kegiatan fisik dilapangannya juga harus kita pantau. Siapa tahu laporan tidak sesuai dengan realisasi fisik dilapangan. Itu menjadi tanggung jawab kami untuk melakukan pembinaan dan pengawasan. Yang penting tetap jaga jarak kan”, sambung Camat Bunguran Timur itu.

WC yang dibangun Dana Desa juga tak luput dari pemantauan Camat

Ketika ditanya tentang peran gugus tugas kecamatan, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid 19 sesuai petunjuk yang ada. Semua unsur yang tergabung dalam Forkopimcam Bunguran Timur dilibatkan disana. Termasuk para Lurah dan Kepala Desa beserta seluruh jajarannya.

Pembangunan Batu Miring Lapangan Bola Air Kijang, Desa Sungai Ulu

“Mengenai kegiatannya kita sudah laksanakan sesuai kemampuan yang kita miliki. Surat edaran berupa himbauan dan ajakan agar masyarakat mau mematuhi protokol kesehatan dalam hal penanganan Covod 19n sudah kita kirimkan sejak lama kepada Lurah dan Kepala Desa. Aksi dilapangan juga sudah dilakukan oleh para Lurah dan Kepala Desa, misalnya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di areal publik, rumah ibadah, sekolah-sekolah, dan kantor kita masing-masing, kemudian pemasangan spanduk atau baleho tentang Covid 19 ini .

Penyerahan Masker Kain kepada Lurah Bandarsyah oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bunguran Timur, Ny. Ririn Suhardi

Kemudian kemarin bersamaan dengan penyerahan SK Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Bunguran Timur, juga diserahkan bantuan masker dari PKK Kecamatan kepada masyarakat melalui Lurah dan Kepala Desa. Sampai sejauh ini baru itu yang dapat kita lakukan”,  terang Wan Suhardi.

Penyemprotan disinfektan di salah satu Rumah Ibadah di Kelurahan Batu Hitam

“Selanjutnya, hari Selasa kemarin (14/04/2020), kita baru mengirimkan data kebutuhan alat kesehatan dan pangan kepada pemerintah pusat, melalui BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan). Kebetulan Kecamatan Bunguran Timur termasuk salah satu kecamatan perbatasan lokasi prioritas, maka kita diminta untuk mengirimkan usulan kebutuhan itu. Smua kebutuhan alat-alat yang diperlukan oleh pihak Puskesmas Ranai, khususnya untuk penangan dan pencegahan Covid 19 ini, sudah kita ajukan. Mudah-mudahan direalisasikan oleh pemerintah pusat. Usulan ini memang diminta oleh BNPP, jadi bukan inisiatif kita”, jelas Camat Bunguran Timur itu.

Dari hasil penelusuran Pewarta Kota Srindit terhadap usulan yang diajukan oleh Camat Bunguran Timur itu, terbukti semua jenis kebutuhan alat-alat kesehatan termasuk pangan, seperti beras, gula, dan kebutuhan pangan lainnya sudah diusulkan. Dan menurut Camat, bila semua usulan itu direalisasikan, maka akan didistribusikan sesuai peruntukannya dalam hal ini pihak Puskesmas Ranai, dan untuk bahan pangan akan disalrukan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, sesuai data yang dikirimkan oleh para Lurah dan Kepala Desa. (Wan’s, Warta Kota Srindit, 16/04/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *